Saturday, February 11, 2012

Taman Minimalis dengan Kolam di Bandung

Rumah selain berfungsi sebagai tempat tinggal, juga dapat berfungsi sebagai sarana rekreasi. Rekreasi disini dimaksudkan untuk melepas kejenuhan kita setelah menghabiskan waktu seharian diluar rumah. Untuk mewujudkannya, kita tidak harus membutuhkan tanah yang luas. Kita dapat menggunakan sisa lahan pada rumah kita untuk digunakan sebagai taman minimalis.

Taman minimalis selain praktis juga cocok untuk diaplikasikan pada rumah dengan sisa lahan yang kecil. Dikarenakan desainnya yang tidak rumit, membuat lahan kecil tetap indah untuk dinikmati tanpa terkesan semrawut. Anda dapat menambahkan kolam ikan atau menambahkan tanaman-tanaman yang anda sukai. Hanya sebaiknya desesuaikan dengan taman minimalis yang anda inginkan.
Desain taman minimalis berikut adalah kelanjutan desain rumah Bapak Rachadian Ahmad  yang berlokasi di Bandung. Anda bisa melihat artikel tersebut disini dan disini. Desainnya memang cukup sederhana, karena memang sisa lahannya yang cukup kecil yaitu berukuran 2,5m x 7 m. Pada taman belakang rumah ini juga terdapat gazebo sebagai sarana relaksasi yang dibawahnya terdapat kolam ikan koi sebagai pelengkap taman ini.

gambar taman minimalis
Taman Minimalis
gambar taman minimalis
Taman Minimalis
Untuk warna batu alam, Rumah Desain 2000 samakan dengan warna bangunan. Agar tidak bertabrakan konsepnya dengan desain rumahnya. Untuk tanaman, usahakan untuk menggunakan tanaman yang tumbuhnya tidak melebar, misalnya keluarga palem-paleman, bambu, Dracena fragrans, dll. Karena dapat memaksimalkan ukuran lahan yang minim tadi.  Bagaimana, apa anda tertarik membuat taman minimalis?

Thursday, February 9, 2012

DESAIN RUMAH TIPE 100 TIDAK BERTINGKAT

Perspektif Rumah Tipe 100
Penampilan rumah tipe 100 ini memang seperti rumah bertingkat. Hal ini dikarenakan desain rumah ini menerapkan konsep lantai split. Dimana teras rumah dan ruang tamu ditempatkan di atas garasi yang berada pada elevasi 2,20 meter. Yang apabila dibandingkan dengan rumah bertingkat yang biasanya elevasi lantai 2 berada pada ketinggian antara 3,50 meter sampai dengan 4,00 meter. Jadi bisa dikatakan bahwa rumah ini adalah desain rumah satu setengah lantai.
Pada judul posting ini mengatakan bahwa "Desain Rumah Tipe 100 Tidak Bertingkat" bukanlah tidak beralasan. Karena
pada dasarnya ruangan-ruangan lainnya seperti ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur utama dan kamar tidur serta toilet berada pada lantai dasar. Hanya aktivitas menerima tamu saja yang dilakukan pada lantai split tadi dan itupun hanya menaiki tangga dengan ketinggian 2,20 meter saja.
Dengan menerapkan konsep lantai split, rumah tipe 100 ini hanya membutuhkan lahan 144 m2 dengan ukuran 9 x 16 meter. Selain bisa mengakomodasi kebutuhan 3 buah kamar tidur, toilet, ruang makan, dapur dan ruang keluarga, bagi penghuni yang memiliki mobil lebih dari satu pun bisa merasa aman menempatkan kendaraannya karena sebab di depan garasi masih tersisa ruang carport yang dapat digunakan.
Rumah tipe 100 tidak bertingkat ini berada di Cluster Dhomeland Dirgantara, Pekanbaru - Riau. Bagi yang berminat bisa menebus rumah ini dengan Rp. 585 juta saja. Atau untuk sekedar mencari informasi lebih lanjut silakan kunjungi websitenya Rumah Di Pekanbaru

denah tipe 100

Wednesday, February 8, 2012

Google adsense Support website/blog bahasa Indonesia

Blogger yang menggunakan content Bahasa Indonesia mulai dapat memanfaatkan sarana GOOGLE ADSENSE sebagai pelengkap pada blog untuk mendapatkan tambahan penghasilan.
Kabar ini merupakan hal yang sangat mengembirakan tapi sekaligus juga tantangan untuk mereka yang punya blog dengan isi sebagian besar copy paste, karena google adsense juga sangat selektif dalam menilai isi blog untuk dapat disetujui sebagai publisher Goggle Adsense.

Bagi kamu yang ingin mendaftar silakan ikuti langkah berikut : ( bagi yang sudah punya blog/website)
  1. Buat email Google Mail
  2. Daftar Google Adsense
  3. Ikuti langkah pendaftaran dengan mengisi data secara lengkap dan benar
  4. Disarankan blog/website dengan isi kontent yang orisinil.
Adapun cara lain adalah dengan menggunakan pihak ketiga :



  1. Buat email daftar di sini  Google Mail
  2. Daftar di sini  www.indyarocks.com
  3. Ikuti langkah pendaftaran dengan mengisi data secara lengkap dan benar pada profil
  4. Setelah mendapat persetujuan buatlah blog/artikel minimal 2 buah dan upload minimal 10 foto/image
  5. Masuk pada Home Profil klik pada link Earnings (Google AdSense).
  6. Ikuti langkah Pendaftaran dengan mengisi data secara lengkap dan benar
  7. Pada langkah "Do you already have a google adsense account?" klik No
  8. Masukkan Email gmail baru kamu dan klik Next
  9. Untuk tahap pendaftaran GA indyarocks sudah selesai.
  10. Silahkan cek kembali kotak masuk email kamu dan buka email verifikasi dari google adsense dan ikuti langkah yang diberikan google adsense maka kamu akan dibawa ke tahap pengisian data, isilah dengan benar. jika belum ada pesan verifikasi dari Google adsense tunggu saja beberapa saat Pihak Indyarocks sedang mereview aplikasi anda untuk diajukan ke pihak Google adsense.
  11. Note klik "Yes" pada "Allow Indyarocks.com to access my account" lanjutkan dengan mengklik "Submit information"
  12. Pada bagian ini adalah konfirmasi kebenaran data "hal yang paling penting yaitu pada bagian Nama penerima pembayaran dan negara asal" ini harus benar-benar sesuai karena sudah tidak bisa di rubah lagi, tapi untuk alamat dan data lainnya masih bisa dirubah kemudian. Jika sudah benar klik saja "Create account"
  13. Beri tanda V dan klik "I Accept"
  14. Tunggulah 1 - 2 hari untuk persetujuan pihak google adsense.
  15. Update status Indyarocks anda dan tambahlah artikel/blog.
terima kasih semoga bermanfaat.....!
salam sukses.....!

Sunday, February 5, 2012

Renovasi Rumah Tinggal 2 lantai di BSD

Disaat kebutuhan akan ruangan bertambah, solusi termudah adalah membeli rumah baru. Tetapi apabila kita sudah cocok dengan lokasi rumah saat ini, kita bisa gunakan alternatif lain yaitu dengan melakukan renovasi rumah. Untuk hal tersebut beberapa hal berikut dibawah ini perlu diperhatikan, antara lain:
  1. Struktur bangunan
  2. Kebutuhan Ruangan
  3. Fasad Rumah
  4. Yang paling utama, Budget
Dalam melakukan renovasi rumah, hal utama yang perlu kita perhatikan adalah struktur bangunan itu sendiri. Apakah cukup kuat untuk menopang penambahan lantai yang akan kita rencanakan? Gambar Desain rumah berikut adalah desain renovasi rumah Bapak Roy yang berlokasi di daerah BSD (Bumi Serpong Damai) , Tangerang.
image renovasi rumah di BSD 1
Tampak Depan Renovasi Rumah
image renovasi rumah di BSD 2
Tampak Samping Kanan Renovasi Rumah
image renovasi rumah di BSD 3
Tampak Samping Kiri Renovasi Rumah
Untuk poin nomor 2, yang tidak kalah penting dalam melakukan renovasi rumah adalah kebutuhan ruangan yang akan desain. Sebaiknya penambahan ruangan ini melihat struktur bangunan itu sendiri, agar ekonomis serta aman tentunya. Posisi overlapping antara ruangan atas dengan ruangan bawah sebaiknya dihindari, sehingga dapat mengurangi budget untuk renovasi rumah itu sendiri.

Perubahan fasad juga perlu diperhatikan dalam melakukan renovasi rumah. Karena bagaimanapun ,rumah yang baik adalah rumah yang aman secara struktur tetapi tetap indah dalam hal estetika. Semaikin banyak perubahan fasad yang akan kita lakukan pada rumah eksiting, tentunya akan berbanding lurus dengan budget yang akan kita keluarkan dalam renovasi rumah tersebut. Tentunya kita dapat meminimalisir hal tersebut dengan membuat desain yang senada dengan fasad eksisting.
image Fasad Rumah eksisting 1
Fasad Rmah Eksisting
image Fasad Rumah eksisting 2
Fasad Rmah Eksisting
Poin utama yang penting untuk diperhatikan dalam melakukan renovasi rumah adalah budget. Karena secara tidak langsung, hal ini mempengaruhi ketiga poin diatas. Bagaimana, apakah anda siap untuk melakukan renovasi rumah?

Hutan Kota ditengah Kemajuan dan Kebutuhan

Pembangunan perkotaan selalu penuh dengan tantangan dan kontroversi terutama mengenai ketersediaan lingkungan yang nyaman dan kebutuhan/tuntutan akan area perkantoran, pertokoan, sarana prasarana umum/jalan serta industri.
Keberadaan sebuah Masterplan yang berorientasi lingkungan merupakan sebuah keharusan, pada era dewasa ini kita sudah melihat adanya kota besar yang tumbuh dan berkembang tanpa adanya masterplan yang berwawasan lingkungan dimana terjadinya tumpang tindih antara ketersediaan lingkungan yang nyaman dan aman serta kebutuhan akan perkembangan jaman.
Banyaknya gedung tinggi, sarana perhubungan, industri telah membuat hilangnya wilayah hijau, resapan, serta meningkatnya pencemaran baik air dan udara pada kota kita, hal ini bisa dijadikan renungan untuk membangunan kota kita lebih baik dimasa depan.
Keberadaan hutan kota bisa menjadi salah satu alternatif untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang indah dan nyaman.
Hutan kota adalah ruang terbuka yang ditumbuhi vegetasi berkayu di wilayah perkotaan. Hutan kota memberikan manfaat lingkungan kepada penduduk perkotaan, dalam kegunaan-kegunaan proteksi, estetika, rekreasi dan kegunaan khusus lainnya.
Hutan kota lokasinya di perkotaan atau dekat kota. Hutan di perkotaan ini tidak memungkinkan berada dalam areal yang luas. Bentuknya juga tidak harus dalam bentuk blok, akan tetapi hutan kota dapat dibangun pada berbagai penggunaan lahan. Oleh karena itu diperlukan kriteria untuk menetapkan bentuk dan luasan hutan kota.
Kriteria penting yang dapat dipergunakan adalah kriteria lingkungan. Hal ini berkaitan dengan manfaat penting hutan kota berupa manfaat lingkungan yang terdiri atas konservasi mikroklimat, keindahan, serta konservasi flora dan kehidupan liar.

Berdasarkan letaknya, hutan kota dapat dibagi menjadi lima kelas yaitu :
  1. Hutan Kota Pemukiman, yaitu pembangunan hutan kota yang bertujuan untuk membantu menciptakan lingkungan yang nyaman dan menambah keindahan dan dapat menangkal pengaruh polusi kota terutama polusi udara yang diakibatkan oleh adanya kendaraan bermotor yang terus meningkat dan lain sebagainya di wilayah pemukiman.
  2. Hutan Kota Industri, berperan sebagai penangkal polutan yang berasal dari limbah yang dihasilkan oleh kegiatan-kegiatan perindustrian, antara lain limbah padat, cair, maupun gas.
  3. Hutan Kota Wisata/Rekreasi, berperan sebagai sarana untuk memenuhi kebutuhan rekreasi bagi masyarakat kota yang dilengkapi dengan sarana bermain untuk anak-anak atau remaja, tempat peristirahatan, perlindungan dari polutan berupa gas, debu dan udara, serta merupakan tempat produksi oksigen.
  4. Hutan Kota Konservasi, hutan kota ini mengandung arti penting untuk mencegah kerusakan, memberi perlindungan serta pelestarian terhadap objek tertentu, baik flora maupun faunanya di alam.
  5. Hutan Kota Pusat Kegiatan, hutan kota ini berperan untuk meningkatkan kenyamanan, keindahan, dan produksi oksigen di pusat-pusat kegiatan seperti pasar, terminal, perkantoran, pertokoan dan lain sebagainya. Di samping itu hutan kota juga berperan sebagai jalur hijau di pinggir jalan yang berlalu lintas padat (Irwan, 1997).

Mengenai luasan dan persentase adalah bahwa luas hutan kota dalam suatu hamparan yang kompak paling sedikit 0,25 (dua puluh lima per seratus) hektar (pasal 8 ayat 2), sedangkan mengenai persentase luas hutan kota paling sedikit 10 % (sepuluh per seratus) dari wilayah perkotaan dan atau disesuaikan dengan kondisi setempat (pasal 8 ayat 3) (PP No. 63 tahun 2002).

Secara umum bentuk hutan kota adalah :
  1. Jalur Hijau. Jalur Hijau berupa peneduh jalan raya, jalur hijau di bawah kawat listrik, di tepi jalan kereta api, di tepi sungai, di tepi jalan bebas hambatan.
  2. Taman Kota. Taman Kota diartikan sebagai tanaman yang ditanam dan ditata sedemikian rupa, baik sebagian maupun semuanya hasil rekayasa manusia, untuk mendapatkan komposisi tertentu yang indah.
  3. Kebun dan Halaman. Jenis tanaman yang ditanam di kebun dan halaman biasanya dari jenis yang dapat menghasilkan buah.
  4. Kebun Raya, Hutan Raya, dan Kebun Binatang. Kebun raya, hutan raya dan kebun binatang dapat dimasukkan ke dalam salah satu bentuk hutan kota. Tanaman dapat berasal dari daerah setempat, maupun dari daerah lain baik dalam negeri maupun luar negeri.
  5. Hutan Lindung, daerah dengan lereng yang curam harus dijadikan kawasan hutan karena rawan longsor. Demikian pula dengan daerah pantai yang rawan akan abrasi air laut (Dahlan, 1992).