Dalam Autocad dikenal menubar, toolbar dan prompt command. Ketiganya adalah cara memasukkan perintah ke dalam program. Command alias yang terdapat dalam acad.pgp merupakan singkatan yang bisa diedit sesuai dengan keinginan kita.
Standar file acad.pgp bisa anda lihat di folder C:\Install\Autodesk\Autocad2009installImage\en-us\Acad\Program files\root\userdatacache\support adalah sbb:
3A, *3DARRAY
3DMIRROR, *MIRROR3D
3DNavigate,*3DWALK
3DO, *3DORBIT
3DW, *3DWALK
3F, *3DFACE
3M, *3DMOVE
3P, *3DPOLY
3R, *3DROTATE
A, *ARC
AC, *BACTION
ADC, *ADCENTER
AECTOACAD, *-ExportToAutoCAD
AA, *AREA
AL, *ALIGN
3AL, *3DALIGN
AP, *APPLOAD
AR, *ARRAY
-AR, *-ARRAY
ATI, *ATTIPEDIT
ATT, *ATTDEF
-ATT, *-ATTDEF
ATE, *ATTEDIT
-ATE, *-ATTEDIT
ATTE, *-ATTEDIT
B, *BLOCK
-B, *-BLOCK
BC, *BCLOSE
BE, *BEDIT
BH, *HATCH
BO, *BOUNDARY
-BO, *-BOUNDARY
BR, *BREAK
BS, *BSAVE
BVS, *BVSTATE
C, *CIRCLE
CAM, *CAMERA
CH, *PROPERTIES
-CH, *CHANGE
CHA, *CHAMFER
CHK, *CHECKSTANDARDS
CLI, *COMMANDLINE
COL, *COLOR
COLOUR, *COLOR
CO, *COPY
CP, *COPY
CT, *CTABLESTYLE
CYL, *CYLINDER
D, *DIMSTYLE
DAL, *DIMALIGNED
DAN, *DIMANGULAR
DAR, *DIMARC
JOG, *DIMJOGGED
DBA, *DIMBASELINE
DBC, *DBCONNECT
DC, *ADCENTER
DCE, *DIMCENTER
DCENTER, *ADCENTER
DCO, *DIMCONTINUE
DDA, *DIMDISASSOCIATE
DDI, *DIMDIAMETER
DED, *DIMEDIT
DI, *DIST
DIV, *DIVIDE
DJL, *DIMJOGLINE
DJO, *DIMJOGGED
DL, *DATALINK
DLI, *DIMLINEAR
DLU, *DATALINKUPDATE
DO, *DONUT
DOR, *DIMORDINATE
DOV, *DIMOVERRIDE
DR, *DRAWORDER
DRA, *DIMRADIUS
DRE, *DIMREASSOCIATE
DRM, *DRAWINGRECOVERY
DS, *DSETTINGS
DST, *DIMSTYLE
DT, *TEXT
DV, *DVIEW
DX, *DATAEXTRACTION
E, *ERASE
ED, *DDEDIT
EL, *ELLIPSE
ER, *EXTERNALREFERENCES
EX, *EXTEND
EXIT, *QUIT
EXP, *EXPORT
EXT, *EXTRUDE
F, *FILLET
FI, *FILTER
FREEPOINT, *POINTLIGHT
FSHOT, *FLATSHOT
G, *GROUP
-G, *-GROUP
GD, *GRADIENT
GEO, *GEOGRAPHICLOCATION
GR, *DDGRIPS
H, *HATCH
-H, *-HATCH
HE, *HATCHEDIT
HI, *HIDE
I, *INSERT
-I, *-INSERT
IAD, *IMAGEADJUST
IAT, *IMAGEATTACH
ICL, *IMAGECLIP
IM, *IMAGE
-IM, *-IMAGE
IMP, *IMPORT
IN, *INTERSECT
INF, *INTERFERE
IO, *INSERTOBJ
J, *JOIN
L, *LINE
LA, *LAYER
-LA, *-LAYER
LAS, *LAYERSTATE
LE, *QLEADER
LEN, *LENGTHEN
LI, *LIST
LINEWEIGHT, *LWEIGHT
LMAN, *LAYERSTATE
LO, *-LAYOUT
LS, *LIST
LT, *LINETYPE
-LT, *-LINETYPE
LTYPE, *LINETYPE
-LTYPE, *-LINETYPE
LTS, *LTSCALE
LW, *LWEIGHT
M, *MOVE
MA, *MATCHPROP
MAT, *MATERIALS
ME, *MEASURE
MI, *MIRROR
ML, *MLINE
MLA, *MLEADERALIGN
MLC, *MLEADERCOLLECT
MLD, *MLEADER
MLE, *MLEADEREDIT
MLS, *MLEADERSTYLE
MO, *PROPERTIES
MS, *MSPACE
MSM, *MARKUP
MT, *MTEXT
MV, *MVIEW
NORTH, *GEOGRAPHICLOCATION
NORTHDIR, *GEOGRAPHICLOCATION
O, *OFFSET
OP, *OPTIONS
ORBIT, *3DORBIT
OS, *OSNAP
-OS, *-OSNAP
P, *PAN
-P, *-PAN
PA, *PASTESPEC
PARAM, *BPARAMETER
PARTIALOPEN, *-PARTIALOPEN
PE, *PEDIT
PL, *PLINE
PO, *POINT
POL, *POLYGON
PR, *PROPERTIES
PRCLOSE, *PROPERTIESCLOSE
PROPS, *PROPERTIES
PRE, *PREVIEW
PRINT, *PLOT
PS, *PSPACE
PSOLID, *POLYSOLID
PTW, *PUBLISHTOWEB
PU, *PURGE
-PU, *-PURGE
PYR, *PYRAMID
QC, *QUICKCALC
QCUI, *QUICKCUI
R, *REDRAW
RA, *REDRAWALL
RC, *RENDERCROP
RE, *REGEN
REA, *REGENALL
REC, *RECTANG
REG, *REGION
REN, *RENAME
-REN, *-RENAME
REV, *REVOLVE
RO, *ROTATE
RP, *RENDERPRESETS
RPR, *RPREF
RR, *RENDER
RW, *RENDERWIN
S, *STRETCH
SC, *SCALE
SCR, *SCRIPT
SE, *DSETTINGS
SEC, *SECTION
SET, *SETVAR
SHA, *SHADEMODE
SL, *SLICE
SN, *SNAP
SO, *SOLID
SP, *SPELL
SPL, *SPLINE
SPLANE, *SECTIONPLANE
SPE, *SPLINEDIT
SSM, *SHEETSET
ST, *STYLE
STA, *STANDARDS
SU, *SUBTRACT
T, *MTEXT
-T, *-MTEXT
TA, *TABLET
TB, *TABLE
TH, *THICKNESS
TI, *TILEMODE
TO, *TOOLBAR
TOL, *TOLERANCE
TOR, *TORUS
TP, *TOOLPALETTES
TR, *TRIM
TS, *TABLESTYLE
UC, *UCSMAN
UN, *UNITS
-UN, *-UNITS
UNI, *UNION
V, *VIEW
-V, *-VIEW
VP, *DDVPOINT
-VP, *VPOINT
VS, *VSCURRENT
VSM, *VISUALSTYLES
-VSM, *-VISUALSTYLES
W, *WBLOCK
-W, *-WBLOCK
WE, *WEDGE
X, *EXPLODE
XA, *XATTACH
XB, *XBIND
-XB, *-XBIND
XC, *XCLIP
XL, *XLINE
XR, *XREF
-XR, *-XREF
Z, *ZOOM
Untuk merubahnya, tinggal ganti huruf singkatanya kemudian simpan filenya. Otomatis akan berubah perintah alias tersebut.
Penggunaan perintah alias tersebut bisa dipraktekkan dengan cara dibawah ini.
Misalkan akan membuat garis lurus dengan panjang 5 satuan.
1. Pada prompt command : ketik " L "
2. Klik titik awal garis.
3. Ketik : 5 [ ENTER]
Perintah lainya bisa anda coba sendiri. Software ini akan sangat membantu anda dalam bekerja jika telah menguasai dan terampil. Lebih sering dipakai, lebih hafal dalam penggunaanya.
Wassalam,
Indra
Building Engineer
Showing posts with label Belajar Autocad 2009. Show all posts
Showing posts with label Belajar Autocad 2009. Show all posts
Tuesday, October 6, 2009
Sunday, August 23, 2009
Belajar Autocad 2009(1)
Page 1
Created by Indra Mariyono
CHAPTER 1. PREFACE
Autocad LT 2009 merupakan versi terbaru di tahun ini
yang dikeluarkan pabrikan Autodesk. Sebagaimana release
sebelumnya akan ditemui beberapa fitur yang baru ataupun
yang telah dikembangkan dari versi sebelumnya sehingga
menjadi lebih baik.
Dalam buku ini akan lebih banyak dibahas aplikasi
penggambaran obyek dua dimensi sehingga pembaca lebih
fokus, aplikatif dan mudah belajar sendiri ( otodidak )
sampai mahir di bidang ini.
1.1 Menu Bar
Tampilan display dalam AutoCad versi 2009 ini tidak jauh
berbeda dari versi 2008. Karena itu perlu hanya sedikit
diperkenalkan agar dalam penggunaan toolbar maupun
menubar. Ada dua pilihan atau opsi tampilan ( Workspace )
yang diberikan dalam versi ini. Workspace 2D Drafting +
Annotation dan workspace Autocad LT Classic.
Kedua Workspace diatas dapat dipakai sesuai dengan
keinginan pengguna. Agar lebih mudah dalam
penggambaran, dalam buku ini akan dipakai workspace LT
Classic yang tentu sudah dikenal oleh pembaca pada
Page 2
Created by Indra Mariyono
umumnya apabila telah mengenal versi sebelumnya.
Kalaupun baru pertama kali belajar, akan sangat mudah
untuk dipahami. Letak perbedaan keduanya dapat dilihat
pada gambar 1.1 dan gambar 1.2.
Gambar 1.1 Workspace 2D Drafting +Annotation
Gambar 1.1 memperlihatkan tampilan workspace 2D
drafting+annotation yang merupakan default tampilan
program. Karena itu anda harus mengubah tampilan tersebut
ke workspace Classic. Adapun caranya adalah sbb :
1. Klik kiri icon toolbar workspace switching di
kanan bawah layar.
Page 3
Created by Indra Mariyono
2. Akan keluar pull up menu dengan dua pilihan
seperti Gambar 1.2.
3. Klik Autocad LT Classic sehingga keluar tampilan
seperti gambar 1.3.
Gambar 1.2 Workspace Switching
Gambar 1.3 memperlihatkan Workspace Classic, dimana
menubar dan toolbar tertata di baris atas dan kolom sebelah
kiri dari layar display. Pada pojok kiri atas ada menu browser
yang berisi Menu bar File, Edit, View, Insert, Format,
Tools, Draw, Dimension, Modify, Windows, Help. Pada setiap
menu bar akan dijumpai sub menu. Contoh pada menu File
Page 4
Created by Indra Mariyono
apabila di klik kiri akan keluar New, Open, Load Markup set,
Close, Import. Dibawahnya Save, Save As, eTransmit,
Publish to Web, Export, Export Lay out to Model. Semua
dapat dilihat pada gambar 1.4.
Gambar 1.3 Workspace Autocad LT Classic
Sebelah kanan menu browser terdapat Quick Access
toolbar yang berisi New, Open, Save,
Plot , Undo, dan Redo. Toolbar ini tentu sudah sangat
dipahami oleh pembaca karena icon-iconnya sama dengan
tampilan program windows pada umumnya.
Page 5
Created by Indra Mariyono
Gambar 1.4 Menu Tool Browser
Menu browser ini juga ditampilkan ke layar dalam
bentuk menu toolbar. Posisinya dibawah standard toolbar
seperti yang terlihat di gambar 1.5.
Page 6
Created by Indra Mariyono
Gambar 1.5 Menu Bar
1.2 Tool Bar
Toolbar dalam AutoCad bisa dilihat pada sisi kiri maupun
kanan layar. Standar default yang tampil saat pertama anda
membuka AutoCad 2009 adalah toolbar ini adalah Draw,
Draw Order, Modify. Untuk menambah atau menutup toolbar
Properties control toolbar
Styles toolbar
Search bar menu
Layer control toolbar
Workspace control toolbar
Standard toolbar
Menu Bar
Page 7
Created by Indra Mariyono
yang tidak diinginkan dapat menggunakan perintah dalam
menu bar.
Caranya klik pada menu bar [ Tools ] > [ Toolbars ] > [
Autocad LT ] > pilih toolbar yang diinginkan.
Gambar 1.6 Toolbars Selection
Untuk menghilankan toolbar yang tidak diperlukan, tinggal
diulagi saja langkah diatas sehingga toolbar tersebut hilang
dari tampilan layar.
Page 8
Created by Indra Mariyono
1.3 Prompt Command
Tampilan AutoCad selalu dilengkapi dengan prompt
command yang terletak di bawah layar. Pada baris perintah
ini bisa dilihat command / perintah yang sedang dibuat
dilengkapi dengan keterangan yang terkait dengan perintah
tersebut.
Gambar 1.7 Prompt Command
Perintah penggambaran bisa melalui kolom ini yang dikenal
dalam istilah AutoCad sebagai command aliases. Dalam
buku ini akan banyak dipakai perintah alias ( ketik ) ini
karena bisa lebih cepat dalam proses pembuatan gambar.
1.4 Keyboard and Mouse Usage.
Dalam menjalankan program Autocad, baik mouse
maupun keyboard merupakan komponen selalu digunakan.
Kegunaan masing – masing tool tersebut akan dijelaskan
dalam sub bab Ini.
Keyboard dalam hal ini berfungsi untuk mejalankan
perintah pada command prompt. Misalnya menggambar
Page 9
Created by Indra Mariyono
sebuah obyek garis ( Line ), maka perintah tersebut bisa
diketikkan ke dalam baris command prompt. Fungsi F1
sampai F12 dijelasakan sbb :
F1 : Menampilkan Help atas perintah yang sedang
berjalan.
F2 : Memasuki layar teks/layar grafis secara bergilir.
F3 : Menghidupkan/mematikan Osnap.
F4 : Menghidupkan/mematikan menu Tablet.
F5 : Menggilir isoplane aktif (Left, Top, dan Right).
F6 : Menghidupkan/mematikan Dynamic UCS.
F7 : Menghidupkan/mematikan Grid di layar.
F8 : Menghidupkan/mematikan Ortho.
F9 : Menghidupkan/mematikan Snap.
F10 : Menghidupkan/mematikan Polar.
F11 : Menghidupkan/mematikan Otrack.
F12 : Menghidupkan/mematikan Dyn (Dynamic Input).
Mouse dalam Autocad juga berfungsi untuk
menjalankan perintah penggambaran obyek. Ada empat
fungsi mouse yang bisa dipakai.
Scroll : Zoom in dan zoom out posisi layar.
Klik Kanan : Perintah untuk mengakhiri command / Enter
: Mengulang perintah yang terakhir dipakai.
Klik Kiri : Perintah mengklik titik acuan tertentu.
Page 10
Created by Indra Mariyono
: Perintah klik ikon - ikon, tool bar dan menu bar
yang ada.
: select obyek atau
memilih obyek gambar.
Drag : Scroll ditekan dan di
drag berfungsi menggeser
tampilan di layar.
Indra
Building Engineer
Created by Indra Mariyono
CHAPTER 1. PREFACE
Autocad LT 2009 merupakan versi terbaru di tahun ini
yang dikeluarkan pabrikan Autodesk. Sebagaimana release
sebelumnya akan ditemui beberapa fitur yang baru ataupun
yang telah dikembangkan dari versi sebelumnya sehingga
menjadi lebih baik.
Dalam buku ini akan lebih banyak dibahas aplikasi
penggambaran obyek dua dimensi sehingga pembaca lebih
fokus, aplikatif dan mudah belajar sendiri ( otodidak )
sampai mahir di bidang ini.
1.1 Menu Bar
Tampilan display dalam AutoCad versi 2009 ini tidak jauh
berbeda dari versi 2008. Karena itu perlu hanya sedikit
diperkenalkan agar dalam penggunaan toolbar maupun
menubar. Ada dua pilihan atau opsi tampilan ( Workspace )
yang diberikan dalam versi ini. Workspace 2D Drafting +
Annotation dan workspace Autocad LT Classic.
Kedua Workspace diatas dapat dipakai sesuai dengan
keinginan pengguna. Agar lebih mudah dalam
penggambaran, dalam buku ini akan dipakai workspace LT
Classic yang tentu sudah dikenal oleh pembaca pada
Page 2
Created by Indra Mariyono
umumnya apabila telah mengenal versi sebelumnya.
Kalaupun baru pertama kali belajar, akan sangat mudah
untuk dipahami. Letak perbedaan keduanya dapat dilihat
pada gambar 1.1 dan gambar 1.2.
Gambar 1.1 Workspace 2D Drafting +Annotation
Gambar 1.1 memperlihatkan tampilan workspace 2D
drafting+annotation yang merupakan default tampilan
program. Karena itu anda harus mengubah tampilan tersebut
ke workspace Classic. Adapun caranya adalah sbb :
1. Klik kiri icon toolbar workspace switching di
kanan bawah layar.
Page 3
Created by Indra Mariyono
2. Akan keluar pull up menu dengan dua pilihan
seperti Gambar 1.2.
3. Klik Autocad LT Classic sehingga keluar tampilan
seperti gambar 1.3.
Gambar 1.2 Workspace Switching
Gambar 1.3 memperlihatkan Workspace Classic, dimana
menubar dan toolbar tertata di baris atas dan kolom sebelah
kiri dari layar display. Pada pojok kiri atas ada menu browser
yang berisi Menu bar File, Edit, View, Insert, Format,
Tools, Draw, Dimension, Modify, Windows, Help. Pada setiap
menu bar akan dijumpai sub menu. Contoh pada menu File
Page 4
Created by Indra Mariyono
apabila di klik kiri akan keluar New, Open, Load Markup set,
Close, Import. Dibawahnya Save, Save As, eTransmit,
Publish to Web, Export, Export Lay out to Model. Semua
dapat dilihat pada gambar 1.4.
Gambar 1.3 Workspace Autocad LT Classic
Sebelah kanan menu browser terdapat Quick Access
toolbar yang berisi New, Open, Save,
Plot , Undo, dan Redo. Toolbar ini tentu sudah sangat
dipahami oleh pembaca karena icon-iconnya sama dengan
tampilan program windows pada umumnya.
Page 5
Created by Indra Mariyono
Gambar 1.4 Menu Tool Browser
Menu browser ini juga ditampilkan ke layar dalam
bentuk menu toolbar. Posisinya dibawah standard toolbar
seperti yang terlihat di gambar 1.5.
Page 6
Created by Indra Mariyono
Gambar 1.5 Menu Bar
1.2 Tool Bar
Toolbar dalam AutoCad bisa dilihat pada sisi kiri maupun
kanan layar. Standar default yang tampil saat pertama anda
membuka AutoCad 2009 adalah toolbar ini adalah Draw,
Draw Order, Modify. Untuk menambah atau menutup toolbar
Properties control toolbar
Styles toolbar
Search bar menu
Layer control toolbar
Workspace control toolbar
Standard toolbar
Menu Bar
Page 7
Created by Indra Mariyono
yang tidak diinginkan dapat menggunakan perintah dalam
menu bar.
Caranya klik pada menu bar [ Tools ] > [ Toolbars ] > [
Autocad LT ] > pilih toolbar yang diinginkan.
Gambar 1.6 Toolbars Selection
Untuk menghilankan toolbar yang tidak diperlukan, tinggal
diulagi saja langkah diatas sehingga toolbar tersebut hilang
dari tampilan layar.
Page 8
Created by Indra Mariyono
1.3 Prompt Command
Tampilan AutoCad selalu dilengkapi dengan prompt
command yang terletak di bawah layar. Pada baris perintah
ini bisa dilihat command / perintah yang sedang dibuat
dilengkapi dengan keterangan yang terkait dengan perintah
tersebut.
Gambar 1.7 Prompt Command
Perintah penggambaran bisa melalui kolom ini yang dikenal
dalam istilah AutoCad sebagai command aliases. Dalam
buku ini akan banyak dipakai perintah alias ( ketik ) ini
karena bisa lebih cepat dalam proses pembuatan gambar.
1.4 Keyboard and Mouse Usage.
Dalam menjalankan program Autocad, baik mouse
maupun keyboard merupakan komponen selalu digunakan.
Kegunaan masing – masing tool tersebut akan dijelaskan
dalam sub bab Ini.
Keyboard dalam hal ini berfungsi untuk mejalankan
perintah pada command prompt. Misalnya menggambar
Page 9
Created by Indra Mariyono
sebuah obyek garis ( Line ), maka perintah tersebut bisa
diketikkan ke dalam baris command prompt. Fungsi F1
sampai F12 dijelasakan sbb :
F1 : Menampilkan Help atas perintah yang sedang
berjalan.
F2 : Memasuki layar teks/layar grafis secara bergilir.
F3 : Menghidupkan/mematikan Osnap.
F4 : Menghidupkan/mematikan menu Tablet.
F5 : Menggilir isoplane aktif (Left, Top, dan Right).
F6 : Menghidupkan/mematikan Dynamic UCS.
F7 : Menghidupkan/mematikan Grid di layar.
F8 : Menghidupkan/mematikan Ortho.
F9 : Menghidupkan/mematikan Snap.
F10 : Menghidupkan/mematikan Polar.
F11 : Menghidupkan/mematikan Otrack.
F12 : Menghidupkan/mematikan Dyn (Dynamic Input).
Mouse dalam Autocad juga berfungsi untuk
menjalankan perintah penggambaran obyek. Ada empat
fungsi mouse yang bisa dipakai.
Scroll : Zoom in dan zoom out posisi layar.
Klik Kanan : Perintah untuk mengakhiri command / Enter
: Mengulang perintah yang terakhir dipakai.
Klik Kiri : Perintah mengklik titik acuan tertentu.
Page 10
Created by Indra Mariyono
: Perintah klik ikon - ikon, tool bar dan menu bar
yang ada.
: select obyek atau
memilih obyek gambar.
Drag : Scroll ditekan dan di
drag berfungsi menggeser
tampilan di layar.
Indra
Building Engineer
Subscribe to:
Posts (Atom)